Selasa, 24 Juli 2012

Ingin Tetap Bugar? Makanlah Oatmeal Saat Sahur!

Ingin Tetap Bugar? Makanlah Oatmeal Saat Sahur!
Makan sahur sebenarnya adalah makan pagi. Karena berpuasa maka harus benar-benar cermat memperhitungkan kandungan nutrisinya. Oatmeal sebagai salah satu produk olahan gandum ternyata sangat baik untuk dijadikan santapan sahur.

Saat ini oatmeal bisa dengan mudah didapat dengan pilihan yang instan dan yang tidak. Paduannya juga beragam, buah segar, buah kering atau telur. Kalau biasanya Anda menikmati oatmeal sebagai sarapan, mengapa tidak mencoba menyajikan sebagai menu sahur?

Karena faktanya gandum mengandung serat larut yang terdiri dari beta glucans, sebuah karbohidat kompleks yang berperan penting dalam proses pencernaan gandum. Meskipun lambat dicerna namun untuk produk gandum ini punya sejumlah manfaat hebat untuk kesehatan.

Sejumlah manfaat penting oatmeal untuk kesehatan antara lain:

1. Menjaga kadar kolesterol darah: Salah satu efek beta glucans adalah memperlambat asam lemak yang memasuki pembuluh darah. Karenanya mengkonsumsi oatmeal mengurangi resiko naiknya kadar kolesterol jahat.

2. Membangun kekebalan tubuh: Beta glucans juga membantu perkembangan sel darah putih di dalam pembuluh darah. Hal ini juga membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan bakteria dan virus yang menyerang tubuh.

3. Diet yang sehat: Masalah utama saat puasa adalah rasa lapar. Siasati dengan mengonsumsi gandum karena kandungan seratnya memperlambat pencernaan sehinggan akan memberi rasa kenyang lebih lama.

4. Mengontrol kadar gula darah: Selain meredam rasa lapar, pencernaan yang lambat efek dari makan oatmeal membuat kadar gula darah berkurang. Karena itu jika mengonsumsi oatmeal secara rutin kadar gula darah akan terkontrol dengan baik.

5. Sumber energi: Yang paling penting pada oatmeal adalah kandungan energinya. Jumlah karbohidrat yang ada dalam oats adalah bentuk dari kalori yang menghasilkan energi yang besar untuk menjalani aktivitas. Ini bisa membuat Anda tidak mudah lemas atau letih.

Bubur Susu Saus Alpukat

Bubur Susu Saus Alpukat
Bubur susu yang dibuat segar lebih sehat daripada yang kemasan. Susunya bisa dipakai susu formula si kecil. Pilih buah alpukat yang masak agar rasanya manis dan si kecil mau melahapnya.
Bahan:
  • Bahan
  • 20 g tepung beras
  • 100 ml susu segar/formula
  • 100 ml air masak
  • 1 sdm gula pasir
  • Saus
  • 70 g alpukat
  • 60 ml air jeruk peras

  • Cara membuat :
    • Campur susu segar dengan air masak, aduk rata.
    • Larutkan tepung beras dengan sedikit larutan susu.
    • Masak sisa susu bersama gula hingga panas.
    • Tuangkan larutan tepung beras, aduk hingga kental dan matang.
    • Angkat, taruh di piring saji.
    • Saus :
    • Masukkan alpukat dan jeruk dalam mangkuk blender.
    • Proses hingga lembut.
    • Sajikan bubur dengan sausnya.

    • Untuk 1 orang

      Kalori : 233.2kkal- 233.2 kkal/porsi
      Protein : 3.9gr- 3.9 gr/porsi
      Lemak : 6.46gr- 6.46 gr/porsi
      Karbohidrat : 41gr- 41 gr/porsi
      Serat : 10.42gr- 10.42 gr/porsi

Hidangan Khas Ramadan untuk Berbuka

Salah satu yang istimewa dan ditunggu-tunggu di bulan Ramadan adalah hadirnya berbagai hidangan dan penganan manis yang kerap dibuat untuk teman berbuka puasa.

Sebut misalnya — yang paling populer — kolak pisang dan ubi yang dimasak dalam campuran santan dan gula kelapa dengan aroma pandan yang khas. Makanan ini mendadak dapat dijumpai di hampir setiap penjual makanan kecil bahkan tak jarang disajikan cuma-cuma oleh berbagai restoran.

Ada juga kolak biji salak, sama-sama berkuah santan, namun isinya dibuat dari adonan ubi rambat yang dihaluskan dan dibentuk bulat-bulat menyerupai biji salak. Hidangan yang kaya nutrisi ini memang sesuai disantap untuk menggantikan tenaga yang terkuras setelah berpuasa seharian.
Hidangan khas berbuka dapat Anda temui di pasar-pasar tradisional.
Yang tak kalah populer ialah es timun suri. Rasa yang kulitnya berwarna kuning cerah dan mengandung banyak air ini sebetulnya sangat ringan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan minuman yang sempurna, kita harus mencampurkan timun suri yang telah diserut dengan sirup dan es batu dengan takaran yang tepat.

Di sejumlah kota di Sumatera dan Kalimantan, kue bingka menjadi makanan yang sangat digemari saat waktu berbuka tiba. Kue yang sangat manis ini dibuat dari campuran telur, gula, santan dan kentang lumat. Bingka, yang berbentuk bunga berkelopak enam, merupakan salah satu makanan tradisional yang hingga kini tetap banyak diminati.

Ada pula bubur mutiara (yang terbuat dari butiran sagu warna-warni yang setelah direbus cukup lama dengan air dan gula merah akan menjadi kenyal dan transparan). Makanan ini disajikan dengan siraman santan kental.

Selama bulan Ramadan, jumlah penjual cincau, cendol dan kolang-kaling di pasar-pasar tradisional pun seperti berlipat ganda. Di dapur, bahan-bahan ini dikombinasikan dengan beberapa macam buah dan kelapa muda, menghasilkan es teler yang nikmat.

Cendol yang disajikan bersama nangka, larutan gula kelapa dan santan menjadi es dawet. Ada pula campuran pepaya mengkal, bengkuang yang dipotong-potong dan dimasak dalam sirup gula, menjadi es buah yang banyak disukai.

Kegemaran pada makanan-makanan tersebut telah menciptakan peluang bisnis yang cukup besar selama bulan puasa. Sudah menjadi tradisi, di berbagai sudut kota dapat kita temui pasar kaget dengan deretan kios makanan, minuman juga lauk-pauk hidangan berbuka.

Dan kehadiran Ramadan tahun ini sekali lagi akan menghadirkan kemeriahan itu kembali.

Es Krim Ini Terbuat Dari Air Suci

 Ilustrasi es krim (Foto: Thinkstock)
Es krim Lolly ini memiliki bentuk seperti pistol. Oleh produsennya, es krim ini dinyatakan terbuat dari air suci yang diambil langsung dari mata air suci di wilayah Lourdes, Prancis.
Tempat ini dikenal memiliki tiga mata air suci yang sering digunakan sebagai tempat ziarah bagi umat Katolik dari seluruh dunia.
Selain menggunakan air suci, pihak Icecreamist selaku produsen es krim ini menyatakan produk mereka mengandung gula dan absinth serta alkohol berkadar 80 %.
Perusahaan Icecreamist yang memiliki pabrik di kawasan Covent Garden, London, Inggris, sebelumnya juga telah terkenal keseluruh dunia karena memproduksi es krim yang terbuat dari air susu payudara perempuan (ASI).
Mark O' Connor, pemilik Icecreamists menyatakan, produk es krim terbaru yang dihasilkan perusahaannya di beri nama Lolly Vice dan dijual dengan harga US$ 28.5 atau sekitar Rp 268 ribu per buah.
"Terlahir dari keluarga Katolik, saya ingin membuat suatu hal yang mengingatkan orang terhadap agamanya," kata O'Connor.
"Saya melihat anak-anak sangat menyukai es krim Lolly tradisional. Hal ini menjadi ide awal bagi saya untuk menciptakan produk yang paling radikal namun disukai oleh banyak orang," tambahnya lagi.

Legitnya Kolak Pisang Pandan untuk Berbuka

Siapa yang tidak tergoda untuk menyantap legitnya kolak pisang dengan aroma pandan setelah seharian berpuasa. Selain bergizi, kolak pisang  juga cepat mengembalikan energi. Cocok dijadikan takjil berbuka puasa. Selamat Mencoba.

Kolak Pisang Pandan

Bahan:

1000 ml air
500 ml santan dari 1 butir kelapa
7 buah pisang raja, potong membulat
150 g kolang-kaling, potong-potong
1 sdm tepung kanji, larutkan dengan sedikit air
2 lembar daun pandan, simpulkan
100 g gula pasir
50 g gula merah, iris halus
¼ sdt bubuk vanili
½ sdt garam halus

Cara Membuat:

1. Larutkan gula pasir, gula merah, dan garam ke dalam air, aduk rata. Rebus hingga mendidih.
2. Tambahkan santan, potongan pisang, kolang-kaling, daun pandan, larutan tepung kanji, dan vanili. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih dan pisang matang. Angkat.
3. Tuang kolak ke dalam mangkuk saji, hidangkan hangat.

Untuk 7 Porsi

Tip:  Setelah santan masuk, aduk terus kolak hingga mendidih agar santan tidak bergumpal atau pecah.

Dingin Segar Si Cendol Selasih


Es Cendol Selasih

Bahan:

1000 ml santan dari satu butir kelapa
1 sdm biji selasih, rendam air dingin, tiriskan
Es batu secukupnya

Cendol:
100 g tepung hunkue
50 g tepung beras
550 ml air
1 sdt pasta pandan
10 lembar daun suji, 2 lembar daun pandan, blender dengan 100 ml air, saring
1 sdt air kapur sirih
¼ sdt garam halus

Sirup Gula Merah:
200 g gula merah, iris halus
60 g gula psir
1 lembar daun pandan, simpulkan
250 ml air
¼ sdt garam halus

Cara Membuat:

1. Cendol: Larutkan tepung hunkwe, tepung beras, pasta pandan, air daun suji, air kapur sirih, garam dengan air. Aduk rata. Rebus sambil diaduk-aduk hingga mendidih kental dan kalis. Angkat. Selagi panas, tuang di atas cetakan cendol sambil ditekan-tekan. Tampung hasilnya di dalam air dingin matang. Tiriskan.
2. Sirup Gula Merah: Campur gula merah, gula pasir, garam, daun pandan ke dalam air. Aduk rata. Rebus sambil diaduk-aduk hingga mendidih dan kental. Angkat, dinginkan.
3. Penyelesaian: Siapkan gelas saji, masukkan syrup gula merah, santan, biji selasih dan es batu. Hidangkan segera.

Untuk 4 Porsi

Tip: Agar santan tahan lama, peras santan dengan air matang hangat. Panaskan hingga hampir mendidih. Jangan merebus santan hingga mendidih karena tekstur santan akan pecah.

Telur Ternyata Lebih Sehat


Jangan takut lagi memakan telur. Data resmi terbaru mengungkapkan, telur ternyata mengandung lebih banyak zat menyehatkan ketimbang sebelumnya. Di dalam telur, terkandung 70 persen vitamin D dan selenium dengan kadar dua kali lipat lebih banyak dari hasil pengujian 30 tahun yang lalu.

Telur juga mengandung 20 persen lemak, 20 persen lemak jenuh, sekitar 13 persen kalori dan 10 persen kolestrol lebih sedikit dari survei sebelumnya. Rata-rata sebutir telur ukuran sedang saat ini, mengandung 66 kalori (dibandingkan 78 kalori pada penelitian sebelumnya) dan sebutir telur berukuran besar memiliki 77 kalori (sebelumnya 91 kalori).

Data tersebut diperoleh dari proyek konsorsium UK Foodcomp yang didanai oleh Departemen Kesehatan sebagai bagian dari program survei analisis nutrisi, guna memperbaharui data terhadap kandungan nutrisi dalam telur yang terakhir dilakukan pada 1980.

Dua butir telur berukuran sedang dapat memberikan asupan vitamin D sekitar dua pertiga dari jumlah RDA (Recommended Daily Amount). Ini amat berguna karena  banyak dari kita yang mengalami kekurangan vitamin D.

Perbaikan kualitas telur yang kita konsumsi terjadi berkat meningkatnya jumlah rasio antara putih dan kuning telur pada rata-rata telur, dan pemberian pakan ayam yang baik.

Minyak nabati telah menggantikan daging dan bubuk tulang sebagai pakan ayam di Inggris pada 1980. Ditambah dengan vitamin untuk diet ayam, minyak ini dipercaya mampu memperbaiki penyerapan vitamin yang larut dalam lemak dan menambah kemampuan ayam untuk menyerap nutrisi.